
Natal hadir di tengah Indonesia yang sedang belajar bertahan—di antara kelelahan sosial, jarak empati, dan luka yang belum sepenuhnya pulih. Seperti palungan yang sunyi, Tuhan memilih hadir di ruang-ruang rapuh, mengajak kita merawat kehidupan bersama dengan kasih yang adil dan memulihkan.
Selamat Natal. Kiranya kita menjadi terang yang setia: menjaga martabat setiap manusia, menolak kekerasan, dan menumbuhkan harapan melalui tindakan kecil yang konsisten.
PERUATI – Tajam menatap, peka merasakan, berani bertindak.
Salam, BPN PERUATI
Christmas arrives as Indonesia is learning to endure—amid social fatigue, fading empathy, and wounds not yet fully healed. Like a quiet manger, God chooses to be present in fragile spaces, inviting us to care for our shared life with a love that is just and restoring.
Merry Christmas. May we become steady lights—upholding human dignity, rejecting violence, and nurturing hope through small, faithful acts.
PERUATI – Seeing clearly, feeling deeply, acting courageously
Warm regards, BPN PERUATI


